| Description |
| Penulis |
: |
Yumna |
| Editor |
: |
Nana Fauzana Azima & Nelfira Anjani |
| ISBN |
: |
Dalam Pengajuan |
| Tahun Terbit |
: |
2024 |
| Jumlah Halaman |
: |
223 |
|
| Penulis |
: |
Rahmi Yuliani, S.Pd. | Eldira Jovita, S.Pd.| Desy Hidayati, S.Pd.| Eliharnida | Retna Ainar | Atep’ Sefria | Yulita Silvia Amri | Trisno Edward, S.S. | Arniati | Meli Septriawati | Zulfadli, S.Pd. | Susi Ariani, S.Pd.|Deni Aprianti | Sispa Yulia | Mayang Permata Sari | Nelfira Anjani | Sarah Ibrahim | Desi Mauliana | Wulan Oktavia |
| Editor |
: |
Tim WGC |
| QRCBN |
: |
Dalam Pengajuan |
| Tahun Terbit |
: |
2023 |
| Jumlah Halaman |
: |
105 |
|
| Penulis |
: |
Caitlyn Aurelia Arifka |
| Editor |
: |
Nana Fauzana Azima, Yumna, & Nelfira Anjani |
| Nomor ISBN |
: |
978-623-95772-9-2 |
| Tahun Terbit |
: |
2023 |
| Jumlah Halaman |
: |
105 |
|
| Penulis |
: |
Meli Septriawati | Yulita Silvia Amri | Trisno Edward, S.S. | Desy Hidayati | Sispa Yulia | Deni Aprianti | Meisy Ramadhany | Sonia Rahmadani| Yeni Yulfianti |
| Editor |
: |
Nana Fauzana Azima, Yumna, Nelfira Anjani, & Sarah Ibrahim |
| Nomor ISBN |
: |
978-623-95772-7-8 |
| Tahun Terbit |
: |
2023 |
| Jumlah Halaman |
: |
108 |
|
| Penulis |
: |
Khoirotun Nissa.S, Mutiara Salsabila, & Natasya Azzahra |
| Editor |
: |
Dr. Chandra, M.Pd. |
| ISBN |
: |
Dalam Pengajuan |
| Tahun Terbit |
: |
2025 |
| Jumlah Halaman |
: |
35 |
|
| Penulis |
: |
Arniati, S.Pd. |
| Editor |
: |
Nana Fauzana Azima, Yumna, & Nelfira Anjani |
| Nomor ISBN |
: |
978-623-99831-0-9 |
| Tahun Terbit |
: |
2023 |
| Jumlah Halaman |
: |
102 |
|
| Content | Belajar Akidah Akhlak sering kali terkesan serius dan menegangkan. Hal ini membuat sebagian siswa kurang tertarik dengan pembelajaran Akidah Akhlak. Menganggap pembelajaran Akidah Akhlak sebagai pembelajaran yang membosankan dan tidak memiliki daya tarik.
Hadirnya Kurikulum Merdeka Belajar, turut memberi warna baru terhadap pembelajaran Akidah Akhlak di Madrasah. Akan tetapi, masih terdapat guru yang terkendala dalam menerapkan Kurikulum Merdeka Belajar pada mata pelajaran Akidah Akhlak di Madrasah.
Buku ini merupakan buku ajar mata kuliah pembelajaran Akidah Akhlak yang dapat dimanfaatkan sebagai panduan bagi guru dan calon guru agar dapat mengajarkan pembelajaran Akidah Akhlak sesuai dengan Kurikulum Merdeka Belajar. Hadirnya buku ini, diharapkan dapat menjadikan pembelajaran Akidah Akhlak menjadi pembelajaran yang seru dan sellau dinanti oleh siswa. | Pada pasang-pasang bola mata
Menatap putih penuh curiga
Entah apa?
Mungkinkah bunga?
Harapkan bukan nestapa
Pada pasang-pasang bola mata
Angin tak hantarkan hujan
Angin hanya meniup awan
Pada pasang-pasang bola mata
Bisiklah lirih akan dahaga
Biar menetes selaut rasa
Menerka
Membaca
Memetik cinta | Kisah hebat dua gadis cantik yang dirajut dalam gelitik hangatnya persaudaraan. Tentang iman dan impian, juga tentang kerinduan. Sebuah cerita yang memotivasi dan menggambarkan nyata bagaimana keteguhan hati dan kekompakan mampu menaklukan sebuah impian.
Buku ini ditulis oleh seorang gadis berbakat dari MIN Kota Bukittinggi, ia Caitlyn Aurelia Arifka. Buku ini tidak anak menghibur, tetapi juga memberi inspirasi dan motivasi bagi para pembacanya. | Sebuah kisah dimulai dari lembaran baru nan putih bersih. Entah dengan tinta apa lembaran itu akan diukir. Entah dengan cerita apa kan ditulis, cerita duka nestapa atau bahagia penuh suka cita.
Sebagai awal yang baru, semua kan berusaha memulainya dengan baik, tanpa peduli akhirnya akan seperti apa, yang pasti, segala kebaikan selalu menjadi harap yang dibisikkan di dalam doa.
Lembaran baru menjadi titik di mana detik bersaksi akan sebuah perjalanan Panjang. Sebuah optimisme menjadi bekal tuk jalan yang begitu indah.
Buku ini merupakan serangkaian kisah tentang lembaran baru yang mengalirkan cerita-cerita luar biasa dari penulisnya. Membaca cerita-cerita ini dapat menghadirkan motivasi di dalam diri. | Buku ini menghadirkan kumpulan cerita anak yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mengajak pembaca memahami
nilai kebaikan, persahabatan, serta pentingnya menjauhi perundungan. | Mendirikan Lembaga Pendidikan Al-qur'an adalah impian bagi banyak orang. Memberi manfaat, menebar kebaikan, dan mengais pahala menjadi harapan yang begitu diimpikan. Namun, banyak orang yang belum berani untuk mendirikannya, dikarenakan takut tidak dapat mengelolanya, tidak tahu bagaimana harus memulainya, khawatir karena tidak ada biaya, dan alasan lainnya.
Buku ini hadir sebagai jawaban atas semua kekhawatiran tersebut. Pondok Qur'an Al-Ikhlas adalah bukti bahwa doa dan ketulusan hati dapat menjadi modal untuk menjalankan niat yang baik.
Berangkat dari sebuah garasi sempit nan amat sederhana, lahirlah insan mulia penghafal Al-qur'an. Sebuah perjalanan yang begitu mengharukan, mengandalkan fasilitas seadanya, namun gelora semangat pendiri dan para penghafal Al-qur'an menjadi tiang pengokoh perjuangan itu. Berada di lingkungan yang harmonis, mendapat dukungan dari masyarakat sekitar, menjadi salah satu pertahanan bagi pondok Qur'an ini.
Menjadi perhatian bagi pemerintah daerah, mendapat dukungan moril dan materiel. Garasi kini telah bak istana bagi penghafal Qur'an, pondoknya telah semakin nyaman untuk ditempati. Berbagai kegiatan juga dapat terlaksana dengan luar biasa. Sebuah anugerah yang tidak terbayang oleh pendirinya. Kepedulian dari pemerintah daerah merupakan keajaiban yang memberi perubahan besar terhadap pondok Qur'an Al-ikhlas.
Bias Cahaya di Balik Garasi lahir untuk memberikan inspirasi bagi para pembaca tentang kesungguhan dalam berbuat kebaikan, serta sebagai pedoman bagi para pembaca tentang proses pendirian Lembaga Pendidikan Al-qur'an dan tata cara pengelolaannya. |
Ulasan
Belum ada ulasan.