| Description |
|
Penulis |
: |
Arniati, S.Pd. |
|
|
|
| Nomor ISBN |
: |
|
| Tahun Terbit |
: |
2025 |
| Jumlah Halaman |
: |
57 |
|
| Penulis |
: |
Caitlyn Aurelia Arifka |
| Editor |
: |
Nana Fauzana Azima, Yumna, & Nelfira Anjani |
| Nomor ISBN |
: |
978-623-95772-9-2 |
| Tahun Terbit |
: |
2023 |
| Jumlah Halaman |
: |
105 |
|
| Penulis |
: |
Arniati, S.Pd. |
| Editor |
: |
Nana Fauzana Azima, Yumna, & Nelfira Anjani |
| Nomor ISBN |
: |
978-623-99831-0-9 |
| Tahun Terbit |
: |
2023 |
| Jumlah Halaman |
: |
102 |
|
| Penulis |
: |
Nana Fauzana Azima |
| Editor |
: |
Tim Editor WGC |
| Nomor ISBN |
: |
978-623-99831-2-3 |
| Tahun Terbit |
: |
2023 |
| Jumlah Halaman |
: |
79 |
|
| Penulis |
: |
Aulia Sari, Atta El-Rasyid,
& Annisa Rahma |
| Editor |
: |
Dr. Chandra, M.Pd. |
| ISBN |
: |
Dalam Pengajuan |
| Tahun Terbit |
: |
2025 |
| Jumlah Halaman |
: |
31 |
|
| Penulis
Ilustrator |
:
: |
Nana Fauzana Azima
Alicia Vivinella Mumtaz |
| Editor |
: |
Tim Editor WGC |
| Nomor ISBN |
: |
|
| Tahun Terbit |
: |
2024 |
| Jumlah Halaman |
: |
33 |
|
| Content | Menemukan cinta di tempat terindah di bumi, diiringi perjalanan syahdu menuju-Nya. Getaran jiwa saat menatap Ka’bah haru dalam wujud sujud dan doa yang mengalir bersama jutaan jiwa dalam indahnya untaian benang-benang putih. Di titik ini, semua harapan dan keyakinan Bersatu tanpa memandang asal dan status. Panggilan azan terasa berbeda, semesta bershalawat dan hati berbisik penuh harap. Rabbku tidak akan mengecewakan hamba-Nya. Terima kasih ya Allah atas izin-Mu dan doa dari mereka yang tercinta. Panggil kami Kembali ke rumah-Mu. | Kisah hebat dua gadis cantik yang dirajut dalam gelitik hangatnya persaudaraan. Tentang iman dan impian, juga tentang kerinduan. Sebuah cerita yang memotivasi dan menggambarkan nyata bagaimana keteguhan hati dan kekompakan mampu menaklukan sebuah impian.
Buku ini ditulis oleh seorang gadis berbakat dari MIN Kota Bukittinggi, ia Caitlyn Aurelia Arifka. Buku ini tidak anak menghibur, tetapi juga memberi inspirasi dan motivasi bagi para pembacanya. | Mendirikan Lembaga Pendidikan Al-qur'an adalah impian bagi banyak orang. Memberi manfaat, menebar kebaikan, dan mengais pahala menjadi harapan yang begitu diimpikan. Namun, banyak orang yang belum berani untuk mendirikannya, dikarenakan takut tidak dapat mengelolanya, tidak tahu bagaimana harus memulainya, khawatir karena tidak ada biaya, dan alasan lainnya.
Buku ini hadir sebagai jawaban atas semua kekhawatiran tersebut. Pondok Qur'an Al-Ikhlas adalah bukti bahwa doa dan ketulusan hati dapat menjadi modal untuk menjalankan niat yang baik.
Berangkat dari sebuah garasi sempit nan amat sederhana, lahirlah insan mulia penghafal Al-qur'an. Sebuah perjalanan yang begitu mengharukan, mengandalkan fasilitas seadanya, namun gelora semangat pendiri dan para penghafal Al-qur'an menjadi tiang pengokoh perjuangan itu. Berada di lingkungan yang harmonis, mendapat dukungan dari masyarakat sekitar, menjadi salah satu pertahanan bagi pondok Qur'an ini.
Menjadi perhatian bagi pemerintah daerah, mendapat dukungan moril dan materiel. Garasi kini telah bak istana bagi penghafal Qur'an, pondoknya telah semakin nyaman untuk ditempati. Berbagai kegiatan juga dapat terlaksana dengan luar biasa. Sebuah anugerah yang tidak terbayang oleh pendirinya. Kepedulian dari pemerintah daerah merupakan keajaiban yang memberi perubahan besar terhadap pondok Qur'an Al-ikhlas.
Bias Cahaya di Balik Garasi lahir untuk memberikan inspirasi bagi para pembaca tentang kesungguhan dalam berbuat kebaikan, serta sebagai pedoman bagi para pembaca tentang proses pendirian Lembaga Pendidikan Al-qur'an dan tata cara pengelolaannya. | Tito, anak laki-laki yang super cerdas.
Tito selalu punya ide-ide cemerlang untuk menciptakan suatu hal yang menarik dan bermanfaat.
Selain cerdas, Tito juga memiliki sifat yang baik. Begitu juga dengan sahabat-sahabatnya. Mereka semua sangat baik, tulus, dan santun. Tidak hanya senang bermain bersama, akan tetapi mereka juga senang membantu orang lain. | Cerita anak ini menggambarkan tentang bullying yang terjadi dilingkungan sekolah, masyarakat. cerita ini mengajarkan pentingnya besikap baik dan menghindari bullying. Melalui tokoh dalam cerita seperti Kodok, Katak, Bunglon, anak dapat memahami dampak dari perilaku bullying, seperti membuat teman merasa diterima, memanipulasi teman lain, dan menghalangi teman dalam ikut kegiatan. | Petualangan Rofa kali ini saat menyenangkan.
Rofa menemukan teman baru dan pengalaman baru. Ia juga mempelajari suatu kegiatan yang amat mengasikan, yaitu bermain Randai.
Apakah kamu penasaran dengan petualangan hebat Rofa?
Yuk, kita baca buku ini hingga tuntas!
Maka, kamu akan mendapat pengalaman yang begitu berharga. Sebab, di dalam buku ini kamu tidak hanya dapat
memabaca cerita. Namun, juga dapat menyaksikan vidio yang menarik. Caranya dengan memindai pada kode QR di dalam buku ini menggunakan smartphone atau tabletmu. |
Ulasan
Belum ada ulasan.