| Description |
| Penulis |
: |
Nana Fauzana Azima |
| Editor |
: |
Tim Editor WGC |
| Nomor ISBN |
: |
978-623-99831-2-3 |
| Tahun Terbit |
: |
2023 |
| Jumlah Halaman |
: |
79 |
|
| Penulis |
: |
Caitlyn Aurelia Arifka |
| Editor |
: |
Nana Fauzana Azima, Yumna, & Nelfira Anjani |
| Nomor ISBN |
: |
978-623-95772-9-2 |
| Tahun Terbit |
: |
2023 |
| Jumlah Halaman |
: |
105 |
|
| Penulis |
: |
Khoirotun Nissa.S, Mutiara Salsabila, & Natasya Azzahra |
| Editor |
: |
Dr. Chandra, M.Pd. |
| ISBN |
: |
Dalam Pengajuan |
| Tahun Terbit |
: |
2025 |
| Jumlah Halaman |
: |
35 |
|
| Penulis |
: |
Arniati, S.Pd. |
| Editor |
: |
Nana Fauzana Azima, Yumna, & Nelfira Anjani |
| Nomor ISBN |
: |
978-623-99831-0-9 |
| Tahun Terbit |
: |
2023 |
| Jumlah Halaman |
: |
102 |
|
| Penulis |
: |
Fifin Sri Mharshell, Atta Khairani, dan Efrida Yani |
| Editor |
: |
Chandra |
| ISBN |
: |
Dalam Pengajuan |
| Tahun Terbit |
: |
2025 |
| Jumlah Halaman |
: |
28 |
|
| Penulis |
: |
Deschika Dwi Alyanti, Dian Nabilla, dan Nurdina Putri Erdiman |
| Editor |
: |
Dr. Chandra, M.Pd. |
| ISBN |
: |
Dalam Pengajuan |
| Tahun Terbit |
: |
2025 |
| Jumlah Halaman |
: |
39 |
|
| Content | Tito, anak laki-laki yang super cerdas.
Tito selalu punya ide-ide cemerlang untuk menciptakan suatu hal yang menarik dan bermanfaat.
Selain cerdas, Tito juga memiliki sifat yang baik. Begitu juga dengan sahabat-sahabatnya. Mereka semua sangat baik, tulus, dan santun. Tidak hanya senang bermain bersama, akan tetapi mereka juga senang membantu orang lain. | Kisah hebat dua gadis cantik yang dirajut dalam gelitik hangatnya persaudaraan. Tentang iman dan impian, juga tentang kerinduan. Sebuah cerita yang memotivasi dan menggambarkan nyata bagaimana keteguhan hati dan kekompakan mampu menaklukan sebuah impian.
Buku ini ditulis oleh seorang gadis berbakat dari MIN Kota Bukittinggi, ia Caitlyn Aurelia Arifka. Buku ini tidak anak menghibur, tetapi juga memberi inspirasi dan motivasi bagi para pembacanya. | Buku ini menghadirkan kumpulan cerita anak yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mengajak pembaca memahami
nilai kebaikan, persahabatan, serta pentingnya menjauhi perundungan. | Mendirikan Lembaga Pendidikan Al-qur'an adalah impian bagi banyak orang. Memberi manfaat, menebar kebaikan, dan mengais pahala menjadi harapan yang begitu diimpikan. Namun, banyak orang yang belum berani untuk mendirikannya, dikarenakan takut tidak dapat mengelolanya, tidak tahu bagaimana harus memulainya, khawatir karena tidak ada biaya, dan alasan lainnya.
Buku ini hadir sebagai jawaban atas semua kekhawatiran tersebut. Pondok Qur'an Al-Ikhlas adalah bukti bahwa doa dan ketulusan hati dapat menjadi modal untuk menjalankan niat yang baik.
Berangkat dari sebuah garasi sempit nan amat sederhana, lahirlah insan mulia penghafal Al-qur'an. Sebuah perjalanan yang begitu mengharukan, mengandalkan fasilitas seadanya, namun gelora semangat pendiri dan para penghafal Al-qur'an menjadi tiang pengokoh perjuangan itu. Berada di lingkungan yang harmonis, mendapat dukungan dari masyarakat sekitar, menjadi salah satu pertahanan bagi pondok Qur'an ini.
Menjadi perhatian bagi pemerintah daerah, mendapat dukungan moril dan materiel. Garasi kini telah bak istana bagi penghafal Qur'an, pondoknya telah semakin nyaman untuk ditempati. Berbagai kegiatan juga dapat terlaksana dengan luar biasa. Sebuah anugerah yang tidak terbayang oleh pendirinya. Kepedulian dari pemerintah daerah merupakan keajaiban yang memberi perubahan besar terhadap pondok Qur'an Al-ikhlas.
Bias Cahaya di Balik Garasi lahir untuk memberikan inspirasi bagi para pembaca tentang kesungguhan dalam berbuat kebaikan, serta sebagai pedoman bagi para pembaca tentang proses pendirian Lembaga Pendidikan Al-qur'an dan tata cara pengelolaannya. | Buku ini hadir sebagai bacaan yang menyenangkan sekaligus sarat dengan pesan moral yang mudah dipahami oleh anak-anak. Melalui kisah-kisah petualangan hewan dan sahabat kecil, anak diajak belajar tentang pentingnya sikap saling menghormati, kejujuran, tanggung jawab, keberanian meminta maaf, serta kesediaan memaafkan. | Pelangi Kebaikan berisi kumpulan cerita hewan dan anak-anak yang mengajarkan pentingnya bersikap baik dan menghindari bullying. Melalui tokoh hewan seperti Bebek, Ayam, dan Burung Hantu serta cerita anak yang berlatarkan sekolah, anak-anak diajak memahami dampak dari memberi julukan buruk, berkata kasar, dan memberi ancaman kepada orang lain.
Setiap cerita menunjukkan bagaimana para tokohnya belajar memperbaiki sikap, saling menghargai, dan menjaga perasaan teman. Dengan bahasa ringan dan ilustrasi ceria, buku ini menjadi bacaan yang menyenangkan sekaligus membimbing anak untuk menebarkan kebaikan dalam kehidupan sehari-hari. |
Ulasan
Belum ada ulasan.