| Description |
| Penulis |
: |
Arniati, S.Pd. |
| Editor |
: |
Nana Fauzana Azima, Yumna, & Nelfira Anjani |
| Nomor ISBN |
: |
978-623-99831-0-9 |
| Tahun Terbit |
: |
2023 |
| Jumlah Halaman |
: |
102 |
|
| Penulis |
: |
Aura Rhoidatul Qholbi, Azrha Natasya Amalni, dan Chintia Regina Sidabutar |
| Editor |
: |
Dr. Chandra, M.Pd. |
| ISBN |
: |
Dalam Pengajuan |
| Tahun Terbit |
: |
2025 |
| Jumlah Halaman |
: |
35 |
|
| Penulis |
: |
Puspita Sari, Rahmania Aisy, dan Rahmadini Harsyanti |
| Editor |
: |
Dr. Chandra, M.Pd. |
| ISBN |
: |
Dalam Pengajuan |
| Tahun Terbit |
: |
2025 |
| Jumlah Halaman |
: |
37 |
|
| Penulis |
: |
Cindy Voice Gulo, Delvira Indriani, &
Demara Fitri |
| Editor |
: |
Dr. Chandra, M.Pd. |
| ISBN |
: |
Dalam Pengajuan |
| Tahun Terbit |
: |
2025 |
| Jumlah Halaman |
: |
37 |
|
| Penulis |
: |
Ardi Satrial, Agus Salim, Lesis Andre, Nidya Fitri, Dani Irawan,Mauli Dina, dan Dinda Dwi Pratiwi |
| Editor |
: |
Nana Fauzana Azima & Yumna |
| Nomor ISBN |
: |
978-623-99831-1-6 |
| Tahun Terbit |
: |
2023 |
| Jumlah Halaman |
: |
80 |
|
| Penulis |
: |
Siswa MIN Kota Bukittinggi |
| Editor |
: |
Nana Fauzana Azima |
| Nomor ISBN |
: |
978-623-95772-6-1 |
| Tahun Terbit |
: |
2022 |
| Jumlah Halaman |
: |
159 |
|
| Content | Mendirikan Lembaga Pendidikan Al-qur'an adalah impian bagi banyak orang. Memberi manfaat, menebar kebaikan, dan mengais pahala menjadi harapan yang begitu diimpikan. Namun, banyak orang yang belum berani untuk mendirikannya, dikarenakan takut tidak dapat mengelolanya, tidak tahu bagaimana harus memulainya, khawatir karena tidak ada biaya, dan alasan lainnya.
Buku ini hadir sebagai jawaban atas semua kekhawatiran tersebut. Pondok Qur'an Al-Ikhlas adalah bukti bahwa doa dan ketulusan hati dapat menjadi modal untuk menjalankan niat yang baik.
Berangkat dari sebuah garasi sempit nan amat sederhana, lahirlah insan mulia penghafal Al-qur'an. Sebuah perjalanan yang begitu mengharukan, mengandalkan fasilitas seadanya, namun gelora semangat pendiri dan para penghafal Al-qur'an menjadi tiang pengokoh perjuangan itu. Berada di lingkungan yang harmonis, mendapat dukungan dari masyarakat sekitar, menjadi salah satu pertahanan bagi pondok Qur'an ini.
Menjadi perhatian bagi pemerintah daerah, mendapat dukungan moril dan materiel. Garasi kini telah bak istana bagi penghafal Qur'an, pondoknya telah semakin nyaman untuk ditempati. Berbagai kegiatan juga dapat terlaksana dengan luar biasa. Sebuah anugerah yang tidak terbayang oleh pendirinya. Kepedulian dari pemerintah daerah merupakan keajaiban yang memberi perubahan besar terhadap pondok Qur'an Al-ikhlas.
Bias Cahaya di Balik Garasi lahir untuk memberikan inspirasi bagi para pembaca tentang kesungguhan dalam berbuat kebaikan, serta sebagai pedoman bagi para pembaca tentang proses pendirian Lembaga Pendidikan Al-qur'an dan tata cara pengelolaannya. | Buku cerita ini berisi kumpulan kisah anak yang mengajarkan nilai empati, kerja sama, dan saling menghargai dalam kehidupan sehari-hari. Melalui tokoh-tokoh seperti Sali si salamander, Lolo si axolotl, Mici si caecilian, Adi di taman kota, Queena di waterpark, serta Dino, Bintang, dan Mela dalam kegiatan Pramuka, pembaca diajak memahami dampak buruk ejekan, kesombongan, dan tidak mau mendengarkan orang lain.
Setiap cerita menunjukkan bagaimana perilaku mengejek, meremehkan, atau merasa paling benar dapat menyakiti perasaan teman dan menimbulkan masalah, namun juga memperlihatkan bahwa kesadaran, permintaan maaf, keberanian membela yang benar, serta kerja sama dapat memperbaiki keadaan. Pada akhirnya, semua tokoh belajar bahwa perbedaan adalah kelebihan, kata-kata memiliki kekuatan, dan persahabatan yang dilandasi saling menghargai akan membawa kebahagiaan dan kedamaian bersama. | Dalam buku misterius "Petualangan Rahasia Dunia Ajaib", dunia penuh rahasia ajaib di mana setiap cerita menyimpan petualangan tak terduga dan pelajaran yang tersembunyi. Dari taman berkilauan hingga laut dalam, dari hutan rimbun hingga mall ramai, rahasia-rahasia ini bisa bocor dan mengubah segalanya—persahabatan, keberanian, dan bahkan angin! Apakah kau siap menghadapi misteri yang bisa membuatmu tertawa, terkejut, atau belajar memaafkan?
Dari kupu-kupu hingga penyanyi cilik, buku ini adalah pintu ke dunia ajaib di mana rahasia adalah kunci kepercayaan, perbedaan adalah petualangan, dan kesalahan adalah jalan ke kebenaran. Apa misteri yang akan kau ungkap selanjutnya? Beranikah kau membuka halaman ini dan menghadapi kejutan yang menanti? | Buku ini disusun berdasarkan keprihatinan penulis terhadap isu bullying (perundungan) di lingkungan sekolah, serta keyakinan bahwa cerita adalah media terbaik untuk membentuk karakter. Tujuannya adalah membantu siswa memahami, mencegah, dan mengatasi perilaku bullying melalui narasi yang menarik.
Materi dalam buku ini dibagi secara bertahap sesuai dengan tingkat pemahaman siswa:
1. Cerita Fabel (Kelas 2 SD): Menggunakan tokoh hewan seperti harimau, gajah, dan kuda untuk
mengenalkan konsep bullying dasar, persahabatan, dan toleransi dengan bahasa yang sederhana.
2. Cerita Parabel (Kelas 3 SD): Menggunakan latar kontekstual di lingkungan sekolah seperti Laboratorium IPA, Perpustakaan, dan Kantin Sekolah. | Pengembangan kurikulum vokasional kesehatan ini didasari adanya praktik sistem pengobatan non medis yang berlaku di Indonesia yang dikenal dengan sistem pengobatan komplementer alternatif. Guna menimalisir terjadi malpraktik dari sistim ini, maka lembaga pendidikan dapat menjadi leading sector yang menghasilkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi sistem pengobatan medis dan aternatif.
Tulisan ini merupakan hasil kajian melalui penelitian dan pengembangan (R&D), yang disponsori oleh program Litapdimas Kementerian Agama RI pada tahun 2022, klaster penelitian pengembangan terapan nasional. Penelitian ini dilakukan pada tiga provinsi yaitu Sumatera Barat, Riau, dan Jambi. Sejalan dengan temuan penelitian, buku ini menguraikan pengembangan model kurikulum vokasional kesehatan komplementer alternatif, mulai dari perencanaan kurikulum sampai pada implementasi kurikulum.
Pengobatan alternatif ini ada yang bersumber dari agama seperti bekam dan ruqyah, dan ada yang bersumber dari budaya seperti pijit, refleksi, totok punggung, herbal, dan pengobatan alternatif lainnya. Penyusunan kurikulum yang terkait dengan alternatif bertujuan untuk memperkaya kompetensi peserta didik dengan sistem pengobatan yang berlaku di masyarakat. | Cerita Para Anak Ceria merupakan sebuah antologi cerpen hasil karya siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri Bukittinggi. Terdapat berbagai cerita yang mengisahkan tentang keseharian anak-anak dan cerita-cerita fiksi lainnya. Membacanya akan mengantarkan pembaca pada nyatanya sebuah perasaan bahagia tentang kehidupan walaupun terdapat beberapa kisah sedih, namun itu dapat dianulir karena berakhir dengan keharuan |
Ulasan
Belum ada ulasan.