| Description |
| Penulis |
: |
Ardi Satrial, Agus Salim, Lesis Andre, Nidya Fitri, Dani Irawan,Mauli Dina, dan Dinda Dwi Pratiwi |
| Editor |
: |
Nana Fauzana Azima & Yumna |
| Nomor ISBN |
: |
978-623-99831-1-6 |
| Tahun Terbit |
: |
2023 |
| Jumlah Halaman |
: |
80 |
|
| Penulis |
: |
Elfia Sukma, Syahrul R, Zulfadly, Ari Suriani, Rizky Amelia, Nana Fauzana Azima, Chandra, M. Habibi, Nur Azmi Alwi, Adrias |
| Editor |
: |
Zulfadly dan Trinindi Eriswan |
| ISBN |
: |
Dalam Pengajuan |
| Tahun Terbit |
: |
2025 |
| Jumlah Halaman |
: |
v+110 |
|
| Penulis |
: |
Fifin Sri Mharshell, Atta Khairani, dan Efrida Yani |
| Editor |
: |
Chandra |
| ISBN |
: |
Dalam Pengajuan |
| Tahun Terbit |
: |
2025 |
| Jumlah Halaman |
: |
28 |
|
| Penulis |
: |
Rahmi Yuliani, S.Pd. | Eldira Jovita, S.Pd.| Desy Hidayati, S.Pd.| Eliharnida | Retna Ainar | Atep’ Sefria | Yulita Silvia Amri | Trisno Edward, S.S. | Arniati | Meli Septriawati | Zulfadli, S.Pd. | Susi Ariani, S.Pd.|Deni Aprianti | Sispa Yulia | Mayang Permata Sari | Nelfira Anjani | Sarah Ibrahim | Desi Mauliana | Wulan Oktavia |
| Editor |
: |
Tim WGC |
| QRCBN |
: |
Dalam Pengajuan |
| Tahun Terbit |
: |
2023 |
| Jumlah Halaman |
: |
105 |
|
| Penulis |
: |
1. Nana Fauzana Azima
2. Yumna |
| Editor |
: |
Tim WGC |
| Nomor ISBN |
: |
(Dalam Pengajuan) |
| Tahun Terbit |
: |
2022 |
| Jumlah Halaman |
: |
152 |
|
| Penulis |
: |
Yumna |
| Editor |
: |
Nana Fauzana Azima & Nelfira Anjani |
| ISBN |
: |
Dalam Pengajuan |
| Tahun Terbit |
: |
2024 |
| Jumlah Halaman |
: |
223 |
|
| Content | Pengembangan kurikulum vokasional kesehatan ini didasari adanya praktik sistem pengobatan non medis yang berlaku di Indonesia yang dikenal dengan sistem pengobatan komplementer alternatif. Guna menimalisir terjadi malpraktik dari sistim ini, maka lembaga pendidikan dapat menjadi leading sector yang menghasilkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi sistem pengobatan medis dan aternatif.
Tulisan ini merupakan hasil kajian melalui penelitian dan pengembangan (R&D), yang disponsori oleh program Litapdimas Kementerian Agama RI pada tahun 2022, klaster penelitian pengembangan terapan nasional. Penelitian ini dilakukan pada tiga provinsi yaitu Sumatera Barat, Riau, dan Jambi. Sejalan dengan temuan penelitian, buku ini menguraikan pengembangan model kurikulum vokasional kesehatan komplementer alternatif, mulai dari perencanaan kurikulum sampai pada implementasi kurikulum.
Pengobatan alternatif ini ada yang bersumber dari agama seperti bekam dan ruqyah, dan ada yang bersumber dari budaya seperti pijit, refleksi, totok punggung, herbal, dan pengobatan alternatif lainnya. Penyusunan kurikulum yang terkait dengan alternatif bertujuan untuk memperkaya kompetensi peserta didik dengan sistem pengobatan yang berlaku di masyarakat. | Buku ini membahas mulai dari hakikat dan ciri-ciri sastra anak, genre dan unsur pembangun karya sastra, hingga praktik apresiasi dan pengajarannya. Uraian dimulai dengan pengertian, ciri, dan fungsi sastra anak, dilanjutkan dengan pembahasan mengenai genre-genre dalam sastra anak. Selanjutnya, dijelaskan unsur-unsur yang membentuk karya sastra anak secara menyeluruh. Penjelasan mengenai apresiasi sastra anak, manfaatnya, serta tingkatannya turut disajikan sebagai bagian penting dalam pemahaman karya sastra. Buku ini juga menguraikan pendekatan, media, dan strategi dalam pengajaran sastra anak. Bagian akhir buku memuat pembahasan tentang puisi tradisional seperti pantun dan syair, serta teknik penggalian isi dan amanatnya, dan ditutup dengan materi tentang penulisan serta teknik penulisan drama anak. | Buku ini hadir sebagai bacaan yang menyenangkan sekaligus sarat dengan pesan moral yang mudah dipahami oleh anak-anak. Melalui kisah-kisah petualangan hewan dan sahabat kecil, anak diajak belajar tentang pentingnya sikap saling menghormati, kejujuran, tanggung jawab, keberanian meminta maaf, serta kesediaan memaafkan. | Pada pasang-pasang bola mata
Menatap putih penuh curiga
Entah apa?
Mungkinkah bunga?
Harapkan bukan nestapa
Pada pasang-pasang bola mata
Angin tak hantarkan hujan
Angin hanya meniup awan
Pada pasang-pasang bola mata
Bisiklah lirih akan dahaga
Biar menetes selaut rasa
Menerka
Membaca
Memetik cinta | Cerita anak menrupakan karya tulis yang perlu terus dikembangkan. Sebab, cerita anak memiliki banyak peran dalam membentuk karakter dan pengetahuan anak. Oleh karena itu, lahirnya penulis-penulis cerita anak baru, menjadi sebuah aset yang perlu dipertahankan.
Menulis cerita anak merupakan kegiatan yang menarik. Namun, bergitu banyak penulis pemula yang belum memahami langkah strategis dalam menulis cerita anak. Sehingga, menyulitkan penulis pemula dalam menyelesaikan sebuah cerita anak.
Pada buku ini penulis menjelaskan secara rinci panduan dalam menulis cerita anak. Mulai dari persiapan, saat menulis, hingga tahapan setelah menulis. Buku ini terlahir untuk membantu para penulis pemula agar dapat melahirkan cerita-cerita anak yang menarik, mendidik, dan menghibur tentunya.
Pentingnya menanamkan karakter dalam cerita anak, merupakan esensi yang amat penting. Oleh karena itu, di dalam buku ini juga dijelaskan pengintegrasian karakter dalam cerita anak. | Belajar Akidah Akhlak sering kali terkesan serius dan menegangkan. Hal ini membuat sebagian siswa kurang tertarik dengan pembelajaran Akidah Akhlak. Menganggap pembelajaran Akidah Akhlak sebagai pembelajaran yang membosankan dan tidak memiliki daya tarik.
Hadirnya Kurikulum Merdeka Belajar, turut memberi warna baru terhadap pembelajaran Akidah Akhlak di Madrasah. Akan tetapi, masih terdapat guru yang terkendala dalam menerapkan Kurikulum Merdeka Belajar pada mata pelajaran Akidah Akhlak di Madrasah.
Buku ini merupakan buku ajar mata kuliah pembelajaran Akidah Akhlak yang dapat dimanfaatkan sebagai panduan bagi guru dan calon guru agar dapat mengajarkan pembelajaran Akidah Akhlak sesuai dengan Kurikulum Merdeka Belajar. Hadirnya buku ini, diharapkan dapat menjadikan pembelajaran Akidah Akhlak menjadi pembelajaran yang seru dan sellau dinanti oleh siswa. |
Ulasan
Belum ada ulasan.