| Description |
| Penulis |
: |
Dasna Yenti |
| Editor |
: |
Tim Editor WGC |
| Nomor ISBN |
: |
978-623-95772-4-7 |
| Tahun Terbit |
: |
2023 |
| Jumlah Halaman |
: |
102 |
|
| Penulis |
: |
Ardi Satrial, Agus Salim, Lesis Andre, Nidya Fitri, Dani Irawan,Mauli Dina, dan Dinda Dwi Pratiwi |
| Editor |
: |
Nana Fauzana Azima & Yumna |
| Nomor ISBN |
: |
978-623-99831-1-6 |
| Tahun Terbit |
: |
2023 |
| Jumlah Halaman |
: |
80 |
|
| Penulis |
: |
Aulia Sari, Atta El-Rasyid,
& Annisa Rahma |
| Editor |
: |
Dr. Chandra, M.Pd. |
| ISBN |
: |
Dalam Pengajuan |
| Tahun Terbit |
: |
2025 |
| Jumlah Halaman |
: |
31 |
|
| Penulis |
: |
1. Nana Fauzana Azima
2. Yumna |
| Editor |
: |
Tim WGC |
| Nomor ISBN |
: |
(Dalam Pengajuan) |
| Tahun Terbit |
: |
2022 |
| Jumlah Halaman |
: |
152 |
|
| Penulis |
: |
Rahmi Yuliani, S.Pd. | Eldira Jovita, S.Pd.| Desy Hidayati, S.Pd.| Eliharnida | Retna Ainar | Atep’ Sefria | Yulita Silvia Amri | Trisno Edward, S.S. | Arniati | Meli Septriawati | Zulfadli, S.Pd. | Susi Ariani, S.Pd.|Deni Aprianti | Sispa Yulia | Mayang Permata Sari | Nelfira Anjani | Sarah Ibrahim | Desi Mauliana | Wulan Oktavia |
| Editor |
: |
Tim WGC |
| QRCBN |
: |
Dalam Pengajuan |
| Tahun Terbit |
: |
2023 |
| Jumlah Halaman |
: |
105 |
|
| Penulis |
: |
Meli Septriawati | Yulita Silvia Amri | Trisno Edward, S.S. | Desy Hidayati | Sispa Yulia | Deni Aprianti | Meisy Ramadhany | Sonia Rahmadani| Yeni Yulfianti |
| Editor |
: |
Nana Fauzana Azima, Yumna, Nelfira Anjani, & Sarah Ibrahim |
| Nomor ISBN |
: |
978-623-95772-7-8 |
| Tahun Terbit |
: |
2023 |
| Jumlah Halaman |
: |
108 |
|
| Content | | Pengembangan kurikulum vokasional kesehatan ini didasari adanya praktik sistem pengobatan non medis yang berlaku di Indonesia yang dikenal dengan sistem pengobatan komplementer alternatif. Guna menimalisir terjadi malpraktik dari sistim ini, maka lembaga pendidikan dapat menjadi leading sector yang menghasilkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi sistem pengobatan medis dan aternatif.
Tulisan ini merupakan hasil kajian melalui penelitian dan pengembangan (R&D), yang disponsori oleh program Litapdimas Kementerian Agama RI pada tahun 2022, klaster penelitian pengembangan terapan nasional. Penelitian ini dilakukan pada tiga provinsi yaitu Sumatera Barat, Riau, dan Jambi. Sejalan dengan temuan penelitian, buku ini menguraikan pengembangan model kurikulum vokasional kesehatan komplementer alternatif, mulai dari perencanaan kurikulum sampai pada implementasi kurikulum.
Pengobatan alternatif ini ada yang bersumber dari agama seperti bekam dan ruqyah, dan ada yang bersumber dari budaya seperti pijit, refleksi, totok punggung, herbal, dan pengobatan alternatif lainnya. Penyusunan kurikulum yang terkait dengan alternatif bertujuan untuk memperkaya kompetensi peserta didik dengan sistem pengobatan yang berlaku di masyarakat. | Cerita anak ini menggambarkan tentang bullying yang terjadi dilingkungan sekolah, masyarakat. cerita ini mengajarkan pentingnya besikap baik dan menghindari bullying. Melalui tokoh dalam cerita seperti Kodok, Katak, Bunglon, anak dapat memahami dampak dari perilaku bullying, seperti membuat teman merasa diterima, memanipulasi teman lain, dan menghalangi teman dalam ikut kegiatan. | Cerita anak menrupakan karya tulis yang perlu terus dikembangkan. Sebab, cerita anak memiliki banyak peran dalam membentuk karakter dan pengetahuan anak. Oleh karena itu, lahirnya penulis-penulis cerita anak baru, menjadi sebuah aset yang perlu dipertahankan.
Menulis cerita anak merupakan kegiatan yang menarik. Namun, bergitu banyak penulis pemula yang belum memahami langkah strategis dalam menulis cerita anak. Sehingga, menyulitkan penulis pemula dalam menyelesaikan sebuah cerita anak.
Pada buku ini penulis menjelaskan secara rinci panduan dalam menulis cerita anak. Mulai dari persiapan, saat menulis, hingga tahapan setelah menulis. Buku ini terlahir untuk membantu para penulis pemula agar dapat melahirkan cerita-cerita anak yang menarik, mendidik, dan menghibur tentunya.
Pentingnya menanamkan karakter dalam cerita anak, merupakan esensi yang amat penting. Oleh karena itu, di dalam buku ini juga dijelaskan pengintegrasian karakter dalam cerita anak. | Pada pasang-pasang bola mata
Menatap putih penuh curiga
Entah apa?
Mungkinkah bunga?
Harapkan bukan nestapa
Pada pasang-pasang bola mata
Angin tak hantarkan hujan
Angin hanya meniup awan
Pada pasang-pasang bola mata
Bisiklah lirih akan dahaga
Biar menetes selaut rasa
Menerka
Membaca
Memetik cinta | Sebuah kisah dimulai dari lembaran baru nan putih bersih. Entah dengan tinta apa lembaran itu akan diukir. Entah dengan cerita apa kan ditulis, cerita duka nestapa atau bahagia penuh suka cita.
Sebagai awal yang baru, semua kan berusaha memulainya dengan baik, tanpa peduli akhirnya akan seperti apa, yang pasti, segala kebaikan selalu menjadi harap yang dibisikkan di dalam doa.
Lembaran baru menjadi titik di mana detik bersaksi akan sebuah perjalanan Panjang. Sebuah optimisme menjadi bekal tuk jalan yang begitu indah.
Buku ini merupakan serangkaian kisah tentang lembaran baru yang mengalirkan cerita-cerita luar biasa dari penulisnya. Membaca cerita-cerita ini dapat menghadirkan motivasi di dalam diri. |
Ulasan
Belum ada ulasan.