| Description |
| Penulis |
: |
Arniati, S.Pd. |
| Editor |
: |
Nana Fauzana Azima, Yumna, & Nelfira Anjani |
| Nomor ISBN |
: |
978-623-99831-0-9 |
| Tahun Terbit |
: |
2023 |
| Jumlah Halaman |
: |
102 |
|
| Penulis |
: |
Ardi Satrial, Agus Salim, Lesis Andre, Nidya Fitri, Dani Irawan,Mauli Dina, dan Dinda Dwi Pratiwi |
| Editor |
: |
Nana Fauzana Azima & Yumna |
| Nomor ISBN |
: |
978-623-99831-1-6 |
| Tahun Terbit |
: |
2023 |
| Jumlah Halaman |
: |
80 |
|
| Penulis |
: |
Mustaqim, Fakhrur Razy, Fildya Rizki, Yetri, Fahril Syahweli, Muhammad Hafis Bin Redwan, Alifa Hanazahra, Khaironita, Irja Eka Putri, Aisatun Nadroh, Saputri Kelana, Elmeki Satria, Aufatus Syakira Mardhatillah, Yossefli Indra |
| Editor |
: |
Dr. Yumna, M.A. & Nana Fauzana Azima |
| ISBN |
: |
Dalam Pengajuan |
| Tahun Terbit |
: |
2025 |
| Jumlah Halaman |
: |
154 |
|
| Penulis |
: |
Aulia Sari, Atta El-Rasyid,
& Annisa Rahma |
| Editor |
: |
Dr. Chandra, M.Pd. |
| ISBN |
: |
Dalam Pengajuan |
| Tahun Terbit |
: |
2025 |
| Jumlah Halaman |
: |
31 |
|
| Penulis |
: |
Rahmi Yuliani, S.Pd. | Eldira Jovita, S.Pd.| Desy Hidayati, S.Pd.| Eliharnida | Retna Ainar | Atep’ Sefria | Yulita Silvia Amri | Trisno Edward, S.S. | Arniati | Meli Septriawati | Zulfadli, S.Pd. | Susi Ariani, S.Pd.|Deni Aprianti | Sispa Yulia | Mayang Permata Sari | Nelfira Anjani | Sarah Ibrahim | Desi Mauliana | Wulan Oktavia |
| Editor |
: |
Tim WGC |
| QRCBN |
: |
Dalam Pengajuan |
| Tahun Terbit |
: |
2023 |
| Jumlah Halaman |
: |
105 |
|
| Penulis |
: |
Meli Septriawati | Yulita Silvia Amri | Trisno Edward, S.S. | Desy Hidayati | Sispa Yulia | Deni Aprianti | Meisy Ramadhany | Sonia Rahmadani| Yeni Yulfianti |
| Editor |
: |
Nana Fauzana Azima, Yumna, Nelfira Anjani, & Sarah Ibrahim |
| Nomor ISBN |
: |
978-623-95772-7-8 |
| Tahun Terbit |
: |
2023 |
| Jumlah Halaman |
: |
108 |
|
| Content | Mendirikan Lembaga Pendidikan Al-qur'an adalah impian bagi banyak orang. Memberi manfaat, menebar kebaikan, dan mengais pahala menjadi harapan yang begitu diimpikan. Namun, banyak orang yang belum berani untuk mendirikannya, dikarenakan takut tidak dapat mengelolanya, tidak tahu bagaimana harus memulainya, khawatir karena tidak ada biaya, dan alasan lainnya.
Buku ini hadir sebagai jawaban atas semua kekhawatiran tersebut. Pondok Qur'an Al-Ikhlas adalah bukti bahwa doa dan ketulusan hati dapat menjadi modal untuk menjalankan niat yang baik.
Berangkat dari sebuah garasi sempit nan amat sederhana, lahirlah insan mulia penghafal Al-qur'an. Sebuah perjalanan yang begitu mengharukan, mengandalkan fasilitas seadanya, namun gelora semangat pendiri dan para penghafal Al-qur'an menjadi tiang pengokoh perjuangan itu. Berada di lingkungan yang harmonis, mendapat dukungan dari masyarakat sekitar, menjadi salah satu pertahanan bagi pondok Qur'an ini.
Menjadi perhatian bagi pemerintah daerah, mendapat dukungan moril dan materiel. Garasi kini telah bak istana bagi penghafal Qur'an, pondoknya telah semakin nyaman untuk ditempati. Berbagai kegiatan juga dapat terlaksana dengan luar biasa. Sebuah anugerah yang tidak terbayang oleh pendirinya. Kepedulian dari pemerintah daerah merupakan keajaiban yang memberi perubahan besar terhadap pondok Qur'an Al-ikhlas.
Bias Cahaya di Balik Garasi lahir untuk memberikan inspirasi bagi para pembaca tentang kesungguhan dalam berbuat kebaikan, serta sebagai pedoman bagi para pembaca tentang proses pendirian Lembaga Pendidikan Al-qur'an dan tata cara pengelolaannya. | Pengembangan kurikulum vokasional kesehatan ini didasari adanya praktik sistem pengobatan non medis yang berlaku di Indonesia yang dikenal dengan sistem pengobatan komplementer alternatif. Guna menimalisir terjadi malpraktik dari sistim ini, maka lembaga pendidikan dapat menjadi leading sector yang menghasilkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi sistem pengobatan medis dan aternatif.
Tulisan ini merupakan hasil kajian melalui penelitian dan pengembangan (R&D), yang disponsori oleh program Litapdimas Kementerian Agama RI pada tahun 2022, klaster penelitian pengembangan terapan nasional. Penelitian ini dilakukan pada tiga provinsi yaitu Sumatera Barat, Riau, dan Jambi. Sejalan dengan temuan penelitian, buku ini menguraikan pengembangan model kurikulum vokasional kesehatan komplementer alternatif, mulai dari perencanaan kurikulum sampai pada implementasi kurikulum.
Pengobatan alternatif ini ada yang bersumber dari agama seperti bekam dan ruqyah, dan ada yang bersumber dari budaya seperti pijit, refleksi, totok punggung, herbal, dan pengobatan alternatif lainnya. Penyusunan kurikulum yang terkait dengan alternatif bertujuan untuk memperkaya kompetensi peserta didik dengan sistem pengobatan yang berlaku di masyarakat. | Manajemen Sumber Daya Manusia dalam Pendidikan Islam: Konsep, Analisis, dan Strategi membahas pengelolaan sumber daya manusia secara komprehensif dengan mengintegrasikan prinsip-prinsip manajemen modern dan nilai-nilai Islam. Buku ini dirancang sebagai referensi akademik bagi mahasiswa, dosen, serta pengelola lembaga pendidikan Islam dalam memahami dan menerapkan manajemen SDM yang profesional, efektif, dan berkelanjutan.
Pembahasan diawali dengan konsep dasar manajemen sumber daya manusia dalam pendidikan Islam, meliputi pengertian, ruang lingkup, prinsip, fungsi, serta strategi implementasinya. Selanjutnya, buku ini menguraikan analisis dan strategi manajemen SDM, analisis jabatan, manajemen talenta, proses seleksi, pelatihan dan pengembangan, kepuasan kerja, motivasi, serta produktivitas kerja.
Selain itu, buku ini membahas prestasi kerja, tunjangan, fasilitas, etika, hak, disiplin, serta sistem kompensasi dan insentif finansial berbasis nilai Islam. Dengan pendekatan konseptual dan aplikatif, buku ini diharapkan mampu mendukung peningkatan kualitas pengelolaan SDM dalam lembaga pendidikan Islam.
| Cerita anak ini menggambarkan tentang bullying yang terjadi dilingkungan sekolah, masyarakat. cerita ini mengajarkan pentingnya besikap baik dan menghindari bullying. Melalui tokoh dalam cerita seperti Kodok, Katak, Bunglon, anak dapat memahami dampak dari perilaku bullying, seperti membuat teman merasa diterima, memanipulasi teman lain, dan menghalangi teman dalam ikut kegiatan. | Pada pasang-pasang bola mata
Menatap putih penuh curiga
Entah apa?
Mungkinkah bunga?
Harapkan bukan nestapa
Pada pasang-pasang bola mata
Angin tak hantarkan hujan
Angin hanya meniup awan
Pada pasang-pasang bola mata
Bisiklah lirih akan dahaga
Biar menetes selaut rasa
Menerka
Membaca
Memetik cinta | Sebuah kisah dimulai dari lembaran baru nan putih bersih. Entah dengan tinta apa lembaran itu akan diukir. Entah dengan cerita apa kan ditulis, cerita duka nestapa atau bahagia penuh suka cita.
Sebagai awal yang baru, semua kan berusaha memulainya dengan baik, tanpa peduli akhirnya akan seperti apa, yang pasti, segala kebaikan selalu menjadi harap yang dibisikkan di dalam doa.
Lembaran baru menjadi titik di mana detik bersaksi akan sebuah perjalanan Panjang. Sebuah optimisme menjadi bekal tuk jalan yang begitu indah.
Buku ini merupakan serangkaian kisah tentang lembaran baru yang mengalirkan cerita-cerita luar biasa dari penulisnya. Membaca cerita-cerita ini dapat menghadirkan motivasi di dalam diri. |
Ulasan
Belum ada ulasan.