| Description |
| Penulis |
: |
Revalina Afosma, Revika Nur Huda, Wahyu Ningsi |
| Editor |
: |
Dr. Chandra, M.Pd. |
| ISBN |
: |
Dalam Pengajuan |
| Tahun Terbit |
: |
2025 |
| Jumlah Halaman |
: |
34 |
|
| Penulis |
: |
Yumna |
| Editor |
: |
Nana Fauzana Azima & Nelfira Anjani |
| ISBN |
: |
Dalam Pengajuan |
| Tahun Terbit |
: |
2024 |
| Jumlah Halaman |
: |
223 |
|
| Penulis |
: |
Khoirotun Nissa.S, Mutiara Salsabila, & Natasya Azzahra |
| Editor |
: |
Dr. Chandra, M.Pd. |
| ISBN |
: |
Dalam Pengajuan |
| Tahun Terbit |
: |
2025 |
| Jumlah Halaman |
: |
35 |
|
|
Penulis |
: |
Arniati, S.Pd. |
|
|
|
| Nomor ISBN |
: |
|
| Tahun Terbit |
: |
2025 |
| Jumlah Halaman |
: |
57 |
|
| Penulis |
: |
Aura Rhoidatul Qholbi, Azrha Natasya Amalni, dan Chintia Regina Sidabutar |
| Editor |
: |
Dr. Chandra, M.Pd. |
| ISBN |
: |
Dalam Pengajuan |
| Tahun Terbit |
: |
2025 |
| Jumlah Halaman |
: |
35 |
|
| Penulis |
: |
Fifin Sri Mharshell, Atta Khairani, dan Efrida Yani |
| Editor |
: |
Chandra |
| ISBN |
: |
Dalam Pengajuan |
| Tahun Terbit |
: |
2025 |
| Jumlah Halaman |
: |
28 |
|
| Content | Buku ini adalah kumpulan cerita fabel dan non-fabel yang bertujuan menanamkan nilai-nilai moral tentang persahabatan, kejujuran, dan empati.
Kisah-kisah fabel utamanya menyoroti petualangan tiga hewan: Komodo besar yang usil, Iguana lincah yang suka menggosip, dan Penyu lambat yang diabaikan temannya. Melalui cerita seperti Piko si Penyu di Tepi Pantai, Iggy dan Rahasia Air Terjun Perak, dan Koko Komodo dan Lala yang Lemah Fisik, pembaca diajak merenungkan pentingnya kebaikan dan menerima perbedaan.
Selain fabel, buku ini juga memuat cerita yang relevan dengan kehidupan anak sehari-hari, seperti Sahabat di Lapangan Hijau, Lisa yang Tersisihkan, dan Dinding Kejujuran di Perpustakaan Kota, yang semuanya memperkuat pesan tentang saling menghormati dan kejujuran. | Belajar Akidah Akhlak sering kali terkesan serius dan menegangkan. Hal ini membuat sebagian siswa kurang tertarik dengan pembelajaran Akidah Akhlak. Menganggap pembelajaran Akidah Akhlak sebagai pembelajaran yang membosankan dan tidak memiliki daya tarik.
Hadirnya Kurikulum Merdeka Belajar, turut memberi warna baru terhadap pembelajaran Akidah Akhlak di Madrasah. Akan tetapi, masih terdapat guru yang terkendala dalam menerapkan Kurikulum Merdeka Belajar pada mata pelajaran Akidah Akhlak di Madrasah.
Buku ini merupakan buku ajar mata kuliah pembelajaran Akidah Akhlak yang dapat dimanfaatkan sebagai panduan bagi guru dan calon guru agar dapat mengajarkan pembelajaran Akidah Akhlak sesuai dengan Kurikulum Merdeka Belajar. Hadirnya buku ini, diharapkan dapat menjadikan pembelajaran Akidah Akhlak menjadi pembelajaran yang seru dan sellau dinanti oleh siswa. | Buku ini menghadirkan kumpulan cerita anak yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mengajak pembaca memahami
nilai kebaikan, persahabatan, serta pentingnya menjauhi perundungan. | Menemukan cinta di tempat terindah di bumi, diiringi perjalanan syahdu menuju-Nya. Getaran jiwa saat menatap Ka’bah haru dalam wujud sujud dan doa yang mengalir bersama jutaan jiwa dalam indahnya untaian benang-benang putih. Di titik ini, semua harapan dan keyakinan Bersatu tanpa memandang asal dan status. Panggilan azan terasa berbeda, semesta bershalawat dan hati berbisik penuh harap. Rabbku tidak akan mengecewakan hamba-Nya. Terima kasih ya Allah atas izin-Mu dan doa dari mereka yang tercinta. Panggil kami Kembali ke rumah-Mu. | Buku cerita ini berisi kumpulan kisah anak yang mengajarkan nilai empati, kerja sama, dan saling menghargai dalam kehidupan sehari-hari. Melalui tokoh-tokoh seperti Sali si salamander, Lolo si axolotl, Mici si caecilian, Adi di taman kota, Queena di waterpark, serta Dino, Bintang, dan Mela dalam kegiatan Pramuka, pembaca diajak memahami dampak buruk ejekan, kesombongan, dan tidak mau mendengarkan orang lain.
Setiap cerita menunjukkan bagaimana perilaku mengejek, meremehkan, atau merasa paling benar dapat menyakiti perasaan teman dan menimbulkan masalah, namun juga memperlihatkan bahwa kesadaran, permintaan maaf, keberanian membela yang benar, serta kerja sama dapat memperbaiki keadaan. Pada akhirnya, semua tokoh belajar bahwa perbedaan adalah kelebihan, kata-kata memiliki kekuatan, dan persahabatan yang dilandasi saling menghargai akan membawa kebahagiaan dan kedamaian bersama. | Buku ini hadir sebagai bacaan yang menyenangkan sekaligus sarat dengan pesan moral yang mudah dipahami oleh anak-anak. Melalui kisah-kisah petualangan hewan dan sahabat kecil, anak diajak belajar tentang pentingnya sikap saling menghormati, kejujuran, tanggung jawab, keberanian meminta maaf, serta kesediaan memaafkan. |
Ulasan
Belum ada ulasan.