| Description |
| Penulis |
: |
Meli Septriawati | Yulita Silvia Amri | Trisno Edward, S.S. | Desy Hidayati | Sispa Yulia | Deni Aprianti | Meisy Ramadhany | Sonia Rahmadani| Yeni Yulfianti |
| Editor |
: |
Nana Fauzana Azima, Yumna, Nelfira Anjani, & Sarah Ibrahim |
| Nomor ISBN |
: |
978-623-95772-7-8 |
| Tahun Terbit |
: |
2023 |
| Jumlah Halaman |
: |
108 |
|
| Penulis
Ilustrator |
:
: |
Nana Fauzana Azima
Alicia Vivinella Mumtaz |
| Editor |
: |
Tim Editor WGC |
| Nomor ISBN |
: |
|
| Tahun Terbit |
: |
2024 |
| Jumlah Halaman |
: |
33 |
|
| Penulis |
: |
Rahmi Yuliani, S.Pd. | Eldira Jovita, S.Pd.| Desy Hidayati, S.Pd.| Eliharnida | Retna Ainar | Atep’ Sefria | Yulita Silvia Amri | Trisno Edward, S.S. | Arniati | Meli Septriawati | Zulfadli, S.Pd. | Susi Ariani, S.Pd.|Deni Aprianti | Sispa Yulia | Mayang Permata Sari | Nelfira Anjani | Sarah Ibrahim | Desi Mauliana | Wulan Oktavia |
| Editor |
: |
Tim WGC |
| QRCBN |
: |
Dalam Pengajuan |
| Tahun Terbit |
: |
2023 |
| Jumlah Halaman |
: |
105 |
|
| Penulis |
: |
Arniati, S.Pd. |
| Editor |
: |
Nana Fauzana Azima, Yumna, & Nelfira Anjani |
| Nomor ISBN |
: |
978-623-99831-0-9 |
| Tahun Terbit |
: |
2023 |
| Jumlah Halaman |
: |
102 |
|
| Penulis |
: |
Fifin Sri Mharshell, Atta Khairani, dan Efrida Yani |
| Editor |
: |
Chandra |
| ISBN |
: |
Dalam Pengajuan |
| Tahun Terbit |
: |
2025 |
| Jumlah Halaman |
: |
28 |
|
| Penulis |
: |
Aulia Sari, Atta El-Rasyid,
& Annisa Rahma |
| Editor |
: |
Dr. Chandra, M.Pd. |
| ISBN |
: |
Dalam Pengajuan |
| Tahun Terbit |
: |
2025 |
| Jumlah Halaman |
: |
31 |
|
| Content | Sebuah kisah dimulai dari lembaran baru nan putih bersih. Entah dengan tinta apa lembaran itu akan diukir. Entah dengan cerita apa kan ditulis, cerita duka nestapa atau bahagia penuh suka cita.
Sebagai awal yang baru, semua kan berusaha memulainya dengan baik, tanpa peduli akhirnya akan seperti apa, yang pasti, segala kebaikan selalu menjadi harap yang dibisikkan di dalam doa.
Lembaran baru menjadi titik di mana detik bersaksi akan sebuah perjalanan Panjang. Sebuah optimisme menjadi bekal tuk jalan yang begitu indah.
Buku ini merupakan serangkaian kisah tentang lembaran baru yang mengalirkan cerita-cerita luar biasa dari penulisnya. Membaca cerita-cerita ini dapat menghadirkan motivasi di dalam diri. | Petualangan Rofa kali ini saat menyenangkan.
Rofa menemukan teman baru dan pengalaman baru. Ia juga mempelajari suatu kegiatan yang amat mengasikan, yaitu bermain Randai.
Apakah kamu penasaran dengan petualangan hebat Rofa?
Yuk, kita baca buku ini hingga tuntas!
Maka, kamu akan mendapat pengalaman yang begitu berharga. Sebab, di dalam buku ini kamu tidak hanya dapat
memabaca cerita. Namun, juga dapat menyaksikan vidio yang menarik. Caranya dengan memindai pada kode QR di dalam buku ini menggunakan smartphone atau tabletmu. | Pada pasang-pasang bola mata
Menatap putih penuh curiga
Entah apa?
Mungkinkah bunga?
Harapkan bukan nestapa
Pada pasang-pasang bola mata
Angin tak hantarkan hujan
Angin hanya meniup awan
Pada pasang-pasang bola mata
Bisiklah lirih akan dahaga
Biar menetes selaut rasa
Menerka
Membaca
Memetik cinta | Mendirikan Lembaga Pendidikan Al-qur'an adalah impian bagi banyak orang. Memberi manfaat, menebar kebaikan, dan mengais pahala menjadi harapan yang begitu diimpikan. Namun, banyak orang yang belum berani untuk mendirikannya, dikarenakan takut tidak dapat mengelolanya, tidak tahu bagaimana harus memulainya, khawatir karena tidak ada biaya, dan alasan lainnya.
Buku ini hadir sebagai jawaban atas semua kekhawatiran tersebut. Pondok Qur'an Al-Ikhlas adalah bukti bahwa doa dan ketulusan hati dapat menjadi modal untuk menjalankan niat yang baik.
Berangkat dari sebuah garasi sempit nan amat sederhana, lahirlah insan mulia penghafal Al-qur'an. Sebuah perjalanan yang begitu mengharukan, mengandalkan fasilitas seadanya, namun gelora semangat pendiri dan para penghafal Al-qur'an menjadi tiang pengokoh perjuangan itu. Berada di lingkungan yang harmonis, mendapat dukungan dari masyarakat sekitar, menjadi salah satu pertahanan bagi pondok Qur'an ini.
Menjadi perhatian bagi pemerintah daerah, mendapat dukungan moril dan materiel. Garasi kini telah bak istana bagi penghafal Qur'an, pondoknya telah semakin nyaman untuk ditempati. Berbagai kegiatan juga dapat terlaksana dengan luar biasa. Sebuah anugerah yang tidak terbayang oleh pendirinya. Kepedulian dari pemerintah daerah merupakan keajaiban yang memberi perubahan besar terhadap pondok Qur'an Al-ikhlas.
Bias Cahaya di Balik Garasi lahir untuk memberikan inspirasi bagi para pembaca tentang kesungguhan dalam berbuat kebaikan, serta sebagai pedoman bagi para pembaca tentang proses pendirian Lembaga Pendidikan Al-qur'an dan tata cara pengelolaannya. | Buku ini hadir sebagai bacaan yang menyenangkan sekaligus sarat dengan pesan moral yang mudah dipahami oleh anak-anak. Melalui kisah-kisah petualangan hewan dan sahabat kecil, anak diajak belajar tentang pentingnya sikap saling menghormati, kejujuran, tanggung jawab, keberanian meminta maaf, serta kesediaan memaafkan. | Cerita anak ini menggambarkan tentang bullying yang terjadi dilingkungan sekolah, masyarakat. cerita ini mengajarkan pentingnya besikap baik dan menghindari bullying. Melalui tokoh dalam cerita seperti Kodok, Katak, Bunglon, anak dapat memahami dampak dari perilaku bullying, seperti membuat teman merasa diterima, memanipulasi teman lain, dan menghalangi teman dalam ikut kegiatan. |
Ulasan
Belum ada ulasan.